oleh

ILUNI UI Dorong dan Siap Bimbing Pengusaha Muda Sukses Kelola Start Up 

Gobaririnews.com,–Economic digital di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang menggembirakan. Selain didorong  pertumbuhan ekonomi nasional  di atas 5 %, juga  peningkatan kualitas sumber daya manusia   generasi muda khususnya milenial yang akrab dengan teknologi informasi yang semakin baik. Selain itu ditunjang makin memasyarakatnya dan terjangkaunya beragam sarana komunikasi berupa smart phone atau telpon pintar.  Kondisi ini merangsang anak-anak muda yang kreatif menekuni dunia bisnis khususnya yang berkaitan ekonomi kreatif dan digital.

“ Kemampuan anak-anak muda  generasi milenial di tanah air dalam  industri teknologi komunikasi, industri kreatif dan kewirausahaan di tanah air luar biasa dan sangat membanggakan. Jika semakin banyak anak anak muda lebih memilih menekuni dunia bisnis atau kewirausahaan, akan berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang. Semakin banyak anak anak muda yang terjun ke dunia bisnis akan semakin banyak lapangan pekerjaan yang tersedia. Mengurangi jumlah pengangguran. Saat ini jumlah anggota masyarakat yang terjun menekuni dunia bisnis, tidak lebih dari 5 % dari jumlah penduduk Indonesia. Padahal kita perlu lebih banyak lagi anggota masyarakat khususnya anak anak muda yang mau terjun di dunia bisnis dengan segala suka dan dukanya,” papar Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Arief Budhy Hardono, Selasa (29/1) di Sekretariat ILUNI UI gedung rektorat UI Salemba Jakarta Pusat.  Arief saat itu didampingi ketua Busines Centre ILUNI UI Andreas Sanjaya, Ketua dan Sekjen ILUNI UI masing masing Eman Sulaeman Nasim dan Andre Rahadian.

Lebih lanjut, Arief Budhy Hardono menjelaskan, selain banyak anak muda generasi milenial yang sukses menggeluti dan mengelola ekonomi kreatif semacam start up,  tidak sedikit juga yang gagal di tengah jalan. Salah satu kelemahan dan kesulitan dari  para pengusaha muda  atau pebisnis pemula  (milenial entrepreneur)  kita dalam mengembangkan  ekonomi kreatif,  atau start up adalah modal. Selain itu juga pemasaran serta pengembangan inovasi. Untuk itu para pengusaha muda  perlu didorong dan diberikan bimbingan baik dalam bidang permodalan maupun jaringan pemasaran, agar bisnis yang digelutinya semakin maju dan semakin meningkat kelasnya.

“ Untuk membantu dan mendorong para milenial entrepreneur dalam mengembangkan bisnisnya, baik dari segi permodalan maupun mendapatkan partner kerja, Pengurus Pusat ILUNI UI akan menggelar  Millennial Entrepreneurs Festival 2019 atau MEF 2019.  Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu 2 Februari 2019 mendatang berlangsung di smart auditorium Telkom Landmark Tower jalan Gatot Subroto Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut para pebisnis pemula akan bertemu dengan para pebisnis dan penggiat economic creative yang berpengalaman baik di tingkat nasional maupun dunia. Sehingga mereka bisa menggali pengalaman dan belajar dari mereka yang sukses dan mereka yang pernah gagal dan kemudian sukses,” papar Arief Budhy Hardono.

Lebih lanjut Arief menjelaskan, acara ini bukan hanya menarik bagi pengelola start up tapi juga bagi kalangan angel investor. Karena Hadir pula para pengeloka start up potensial yang berkelas dan berkualitas dunia.

Tampil sebagai pembicara dan instruktur dalam acara tersebut antara lain Pimpinan perusahaan start up I Grow yang juga ketua Bisnis Centre ILUNI UI Andreas Sanjaya dan CEO founder start Up Kitabisa.com yang akan membahas materi 
“Making Social impact and Accelerate Growth in Indonesia” . Pemateri lainnya adalah head of finance  and treasury Mandiri Capital Indonesia, Bisma Manda S,  dan wakil dari Angin Id Principal Valencia DEA yang akan membahas  materi, “ How to became an Investment Worthy Start Up,”  

Materi menarik lainnya yang akan dibahas adalah tentang “ Becoming Entrepreneur through Social Media,” dengan pemateri antara lain fashion designer Fitri Aulia dan founder Autonetmaz Ridwan Hanif. Juga materi tentang “tantangan dan kesempatan  untuk Pengembangan Start Up di Pasar yang sedang berkembang” dengan pembicara masing-masing direktur utama Passpod.com  Hiro Whardana, juga salah seorang pimpinan dari start up Warungpintar  Sofian Hadiwijaya.

 Juga ada  materi tentang “Pengembangan Inovasi Bisnis,” dengan menampilkan pembicara  antara lain pimpinan perusahaan  Urchindonesia, Yuri Pratama dan owner Takezi Chips galih Santoso. Serta materi  tentang “unleashing Innovation With Start Up Partner. Tampil sebagai pemateri antara lain  kepala sub direktorat inkubasi dan inovasi bisnis Universitas Indonesia (DIIB UI) Nurul Safitri, dan Wakil dari Indigo.id R Bayu Hartono.

“Yang tidak kalah menariknya ada sesi yang membahas tentang Creativepreneur The Power of Creativity as an entrepreneur. Tampil sebagai pembahas dalam materi tersebut salah seorang artis nasional Putri Ayudya dan penulis buku, JS Khairan,” papar Ketua Umum ILUNI UI Arief Budhy Hardono.

Pendaftaran peserta dapat dilakukan dengan cara mendaftar lewat http://bit.ly/MEF2019Talkshow. Harga tiket Rp 50 ribu apabila pendafatarn dilakukan sebelum akhir Januari. Namun harga tiket naik menjadi Rp 60 ribu apabila daftar di tempat acara sebelum acara dimulai. Semua perserta akan mendapatkan fasilitas makan sang, e certifivate dan kesempatan memperoleh doorprize.

“Kami menyelenggarakan acara ini, sebagai bentuk sumbangsih kami kepada bangsa. Yakni  memberikan dorongan dan bimbingan sekaligus semangat bagi para pengusaha atau pebisnis pemula atau millennial entrepreneur juga ingin mempertemukan mereka dengan para pelaku ekonomik kreative yang sudah berjaya baik di tingkat nasional maupun internasional.
 
Salah satu pelaku ekonomi kreatif dan pendiri serta pengelola startt up atau economic digital yang sukses di tingkat nasional dan internasional, adalah bang Andreas Sanjaya atau bang Jay. Para pebisnis pemula bisa tukar pikiran dengan dia. Selain itu juga ada berbagai lembaga yang hadir yang dapat diminta pendapat soal pendanaan dan mendapatkan peluang pasar. Jika para millennial entrepreneur kita sukses, maka recana Indonesia menjadi satu dari 4 negara Maju di dunia akan terwujud,” papar Sekjen ILUNI UI  Andre Rahadian (Go-UI)

News Feed