oleh

Usai Cek Pogres Rehab Rekon di Loteng Wapres Hadiri Silaturahmi Kebangsaan di Mataram

Seusai dari kunjungan meninjau langsung tahapan pelaksanaan progres rehab rekon pasca gempa di Lombok tengah Wakil Presiden Dr. Drs. H. Muhammad Yusup Kala menghadiri silaturahmi Kebangsaan dengan berbagai lapisan masyarakat, yang di gelar Hotel Lombok Raya Kota Mataram. Sabtu, (06/04).

Hj. Baiq Isvie Rupaeda Ketua DPRD Pemrov NTB selaku ketua panitia kegiatan teraebut mengatakan Silaturrahmi kebangsaan yang di adakan untuk pertama kalinya di laksanakan di NTB yang di hadiri lansung Wakil presiden RI,

“Ini kali pertama dilakukan di NTB , yan di hadiri lansung Wakil presiden, beliau adalah tokoh bangsa politisi, pengusaha yang suskses dan selain itu beliau adalah bapak perdamaian dunia,” Ucap Hj. Baiq Isvie Rupaeda dalam sambutannya.

Ia juga mengucapkan apresiasi kepada Gubernur NTB dan ketua Jenggala iskandar sehingga acara tersebut dapat berlangsung dan menghimbau para tamu undangan untuk berdemokrasi santun dan sehat.

“Bangsa indonesia beberapa minggu kedepan akan melaksanakan pesta Demokrasi, jenggala center sebagi komponen bangsa mengharapkan pesta demokrasi yang aman sehingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita selalu aman dan damai” Imbuhnya.

Selain itu Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengucapkan terimah kasih atas kunjungan wapres Jusuf Kalla,” Beliau adalah tipe yang khusus merupakan senior yang memimpin kami yang muda dan menyemangati politisi yang muda – muda, hubungan saya dengan JK sangat baik, dan memberikan kesan yang sangat baik walaupun berbeda partai kita tetap bersatu jangan sampai terpecah belah, dan kami berharap dengan kedatangan Wapres ke NTB dapat memberikan kontribusi yang baik dan membuat NTB tambah maju dan sejahtra.”ungkap Gubernur NTB.

Selanjutnya Wakil Presiden memberikan beberapa penekanan terhadap peserta silaturahmi,” Perbedaan Negara dan bangsa adalah persatuan sejarah, dan tujuannya adalah mempersatukan kita, bangsa indonesia sehingga bisa mencapai tujuan,dan mempunyai kekhususan sebagai bangsa akibat memiliki kepulauan yang besar dan no 4 di Dunia dan bukan menjadi halangan kita untuk bersatu,” Papar Waprs

“Begitu juga dengan lautan merupakan pemersatu bukan pemisah jangan kita berbeda karena masalah politik dahulukan masalah persatuan berbangsa, dengan berbagai keberagaman ini semoga kita bisa bersatu dan tidak terpecah belah” tutupnya.

Dalam kesempatan itu dilakukan pemutaran video tentang keberhasilan pembangunan selama kepemerintahan Jokowi _Jk dan diskusi dengan para peserta silaturahmi. (Go-DSP)

Komentar

News Feed