oleh

Delapan dari Belasan Polisi Satu Barisan ini Kompak Ahiri Masa Lajangnya

Sumbawa Barat,-Belasan anggota Polisi Polres Sumbawa Barat  jalani sidang pra-nikah dari Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R), Rabu (03/07).

Kegiatan yang digelar di Di aula Endra Dharmalaksana tersebut diikuti oleh 11 (Sebelas) calon bersama dengan pasangannya masing-masing. 

Dua dari Sebelas pasangan tersebut merupakan anggota Polisi laki laki (Polki) yang menjalani sidang pranikah dengan pasanganya yang kebetulan adalah anggota Polisi wanita (Polwan).

Mereka adalah, Briptu Rizki Sarnubi dengan Bripda Destina tri aditya dan Bripda Lalu Adia dengan bripda Nia Rizki Budiarti.

Sementara delapan dari sebelas pasangan tersebut Satu leting yang kompak mengahiri masa lajangnya, duantaranya Bripda Ardian Ma’ruf, Bripda Emil, Bripda Murdangin, Bripda Gusromi Sutanaraya, Briptu Pansori, Bripda Azmul Fikri, Bripda Dwiki Arianto dan Bripda Astri yang juga polwan dengan calonya masing-masing.

Sidang BP4R adalah untuk pemberian izin nikah pada anggota Polri yang akan melaksanakan pernikahan. Sidang pra-nikah ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personil Polri beserta calon pasanganya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi.  

Waka Polres Sumbawa Barat Kompol Teuku Ardiansyah SH du Sidang BP4R menjelaskan, sidang dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota Polri dan pasangannya untuk melakukan pernikahan.

“Sidang ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personel beserta calon pasangannya, karena merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh kedua calon untuk kelengkapan berkas pengajuan pernikahan di KUA. Sidang ini untuk pemberian izin nikah dari pimpinan kepada setiap anggota Polri yang akan melaksanakan pernikahan. ,” jelas Kompol Teuku Ardiansyah. 

Pada kegiatan ini pula dihadirkan kedua orangtua dari masing-masing calon. Hal tersebut dimaksudkan agar para orangtua mengetahui dan memberikan persetujuan kepada putra dan putrinya yang akan melaksanakan pernikahan dengan pasangannya masing-masing. 

Selanjutnya dalam proses sidang tersebut para calon suami istri di berikan  nasihat, pembinaan dan pegertian tetang harus saling menghargai dalam membina keluarga dan juga sebagai istri nantinya harus mendukung tugas-tugas suami.

“Calon bhayangkari harus bisa memahami tugas suami sebagai anggota Polri.harus siap menerima resiko menjadi istri anggota polri karena tidak tentu kapan pulang di karenakan tugas”Pesannya.

News Feed